Setelah Suzuki hengkang dari MotoGP akhir musim ini, Joan Mir dikabarkan menjadi kandidat kuat di Repsol Honda. Kursi Pol Espargaro jelas dalam bahaya. Dengan nada marah, pembalap berusia 30 tahun itu mengatakan, “Kita hidup di dunia, di mana kita selalu dikeilingi berita bohong. Ini dimulai ketika seorang jurnalis Italia menanyakan sesuatu kepada saya usai balapan terakhir. Yang bisa saya katakan adalah itu tidak benar, itu tidak benar. Kami sudah melihatnya di seluruh dunia, bahwa kita tidak bisa mengendalikan laporan palsu ini.”

Sejak 2021, Pol Espargaro menjadi rekan setim Marc Marquez untuk Tim Repsol Honda. Mantan pembalap Yamaha dan KTM ini memiliki kontrak yang valid hingga akhir musim 2022. Sampai berita resmi tentang masa depan atau kursinya saat ini diumumkan, dia yakin perdebatan semacam ini tidak ada gunanya. Sebelum balapan di Le Mans, dia lebih memilih berkonsentrasi pada pekerjaannya di lintasan balap.

Kembali pada berita yang menurut Pol bohong, dia melanjutkan, “Pada akhirnya saya dapat mengatakan bahwa selama tidak ada pernyataan resmi, saya tidak mengomentari rumor itu. Saya akan berada di tim ini sampai balapan final di Valencia. Dan ketika berita resmi diumumkan, kami akan membicarakannya lagi.”

Dengan nada marah, Pol Espargaro menambahkan, “Saat ini, saya baik-baik saja dengan Honda dan mereka baik-baik saja dengan saya. Kami akan bekerja keras akhir pekan ini dan berharap untuk balapan yang bagus. Saya pembalap Honda terbaik kedua, tepat di belakang Marc dan saya mendapat satu-satunya podium untuk tim pada 2022.”

Apakah Pol masih mengkhawatirkan tempatnya di Tim Repsol Honda? “Seperti dulu, tidak lebih. Begitulah, semua orang ingin mengamankan masa depan mereka secepat mungkin. Manajer saya berbicara kepada semua pihak, termasuk Honda. Saya seorang pembalap MotoGP dan saya ingin bertahan di sini. Jika saya tidak bisa bertahan, saya akan membalap di tempat lain atau saya akan menjadi manajer tim. Saya mempunyai karir atletik yang luar biasa, apa pun yang terjadi. Ini adalah waktu yang tepat. Namun, saya ingin tetap berada di kelas MotoGP sebagai pembalap,” jawab adik Aleix Espargaro (Aprilia) itu.

“Saya berkali-kali berada dalam situasi yang sama. Sebagai seorang pembalap pribadi, saya harus memperbarui kontrak saya setiap tahun, situasinya selalu sama dan buktinya saya selamat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.