Harga motor belakangan ini terus mengalami kenaikan, bahkan ketika terjadi krisis chip semi-konduktor. Tak hanya akibat dari penerapan tarif PPN baru di Indonesia, tetapi juga adanya inflasi yang terjadi. Namun harga motor Honda sejauh ini masih terlihat stabil, tidak ada pergerakan sama sekali. Walau mereka harus bersiap jika keadaan pasar bisa memburuk.

Honda sudah menghadirkan berbagai macam produk baru, dengan ADV 160 sebagai model yang baru dirilis. Mereka masih dapat memenuhi permintaan konsumennya di pasar meskipun produksinya terganggu oleh krisis chip semi-konduktor. Apalagi yang terdampak yaitu produksi motor matiknya, sedangkan jenis lainnya tidak terkena dampaknya.

Selain krisis, Honda dihadapkan dengan adanya inflasi yang bisa menyebabkan harga jual sepeda motornya menjadi lebih mahal. Tapi sejauh ini banderolnya tidak mengalami kenaikan secara signifikan. Setidaknya untuk sekarang, sebab mereka masih harus mewaspadai kondisi yang bisa memburuk secara tiba-tiba.

Penjualan sepeda motornya juga terpantau masih cukup stabil, meski secara keseluruhan terjadi penurunan. Tapi setidaknya Honda dapat mencatatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu, ketika kondisi pasar tengah berada dalam titik terendah. Ini membuat Honda untuk terus bisa meningkatkan penjualannya ditengah kondisi sekarang.

Tapi tetap saja Honda akan terus melihat seberapa besar dampaknya terhadap penjualannya dengan memantau kondisi pasarnya. Dengan dirilisnya sejumlah model baru, Honda berharap dapat mencatatkan hasil lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.