Di kualifikasi GP Sachsenring, Raul Fernandez hanya mampu start dari posisi 22 atau kedua dari belakang. Tetapi pada race hari Minggu, pembalap Tech3 KTM itu mampu membalikkan keadaan. Dalam balapan, dia finis di posisi ke-12, tiga tempat di depan rekan setimnya Remy Gardner yang finis di urutan ke-15. Dan sejauh ini, ini merupakan hasil terbaiknya di kelas MotoGP. “Itu adalah balapan terbaik musim ini. Saya menikmatinya seperti anak kecil. Sama seperti balapan tahun lalu. Dalam pemanasan kami menemukan sesuatu di motor, sejak itu saya merasa jauh lebih baik di motor. Sebelum balapan dimulai, saya melihat asap di motor. Saya berkata dalam hati, ‘Sial!’ Untungnya itu bukan masalah besar.”

Raul melanjutkan, “Kecepatan dalam balapan bagus, bahkan jika saya kehilangan banyak waktu di 5 atau 6 lap pertama. Tidak mudah menjaga suhu ban depan di sisi kanan. Kemudian saya menjadi lebih cepat, saya melaju dengan kecepatan yang sama dengan Miguel (Oliveira).”

“Balapannya sangat sulit, tetapi yang terburuk adalah suhunya. Itu sangat sulit, terutama ketika kita berada dalam grup. Aspalnya panas, motornya sangat hangat, motor lain malah bikin tambah panas. Itu adalah bencana, tetapi secara fisik semuanya berjalan sangat baik bagi saya.”

Bisakah kemajuan yang dibuat dalam sesi pemanasan membantu untuk balapan berikutnya di Assen? “Mudah-mudahan! Saya penasaran apakah perubahan ini juga akan membantu untuk menjadi cepat di Assen. Tim mengubah sesuatu, saya tidak tahu persis apa, tapi itu hanya hal kecil. Saya punya kenangan indah tentang Assen dari tahun lalu. Ada beberapa bagian ‘stop and go’, yang seharusnya cocok untuk kita,” pungkas peringkat 24 dalam klasemen itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.