Manajer tim Manchester United yang baru, Erik ten Hag dikenal sebagai pelatih yang sangat tegas. Dia menerapkan disiplin keras tak hanya secara teknis di lapangan namun juga hal-hal diluar lapangan. Baru-baru ini, pelatih asal Belanda itu mencoret salah satu pemainnya karena dua kali telat datang di sesi latihan dan pertemuan.

Selain itu, dia juga mewajibkan semua pemainnya untuk makan bersama di kantin Carringthon usai latihan. Tak hanya itu, Ten Hag juga membatasi aktifitas pemainnya di luar lapangan salah satu dilarang tampil di acara televisi. MU baru saja menyelesaikan tur pra-musimnya di Asia Tenggara. Tak hanya berlatih, mereka juga ada agenda untuk acara komersil. Salah satunya beberapa pemain seharusnya tampil di acara televisi terkenal di Australia ‘Neighbours’. Namun Ten Hag mengintervensi dan menolak agenda tersebut. Sehingga tak ada satu pun pemain yang mengisi acara yang sudah dijadwalkan itu.

Ten Hag juga menolak beberapa agenda yang sudah dijadwalkan di MUTV yang melibatkan para pemain. Dia juga melarang beberapa aktifitas untuk dijadikan konten media sosial. Dia sangat membatasi pemainnya tampil di depan kamera.

Gaya pelatihan tegas dan disiplin tinggi ala Ten Hag ini dikhawatirkan akan menimbulkan pertentangan internal seperti yang dialami pelatih terdahulu yang juga berasal dari Belanda Louis Van Gaal. Namun Ten Hag tak se’killier’ Van Gaal. Dia lebih mengedepankan sisi manusiawi. Jika ada masalah dengan pemain, dia lebih suka berbicara langsung dengan pemain bersangkutan tidak melalui agennya seperti pelatih yang lainnya.

Selain itu, tak seperti Van Gaal, Ten Hag juga tidak suka ‘cemarah’ panjang saat pertemuan, misalnya membahas taktik melalui sebuah video.

Leave a Reply

Your email address will not be published.