Honda mengumumkan secara resmi bahwa, Marc Marquez akan ambil bagian dalam balapan MotoGP pertamanya di GP kandangnya di MotorLand Aragon setelah istirahat selama 110 hari. Tepat 100 hari dan total menjalani empat kali operasi lengan atas sejak 2020, Baby Alien membuat comeback-nya di Honda RC213V pada Selasa lalu di tes Misano. Dalam 1,5 hari (dia berhenti pada Selasa sore), pembalap berusia 29 tahun itu total menyelesaikan 100 lap. Di sela-sela tes, dia terus mendinginkan lengan kanannya dalam seember air es.

Fix: Marc Marquez Comeback di Aragon

“Saya tidak merasakan sakit di area patah tulang, tulangnya sudah sembuh sempurna. Saya lebih merasakan sakit di area siku dan bahu. Karena otot masih harus beradaptasi dan menjadi lebih kuat lagi,” yakin pemenang MotoGP 59 kali itu.

Faktanya adalah, catatan waktu dari Marc Marquez langsung bagus, dia hanya kalah 0,588 detik dari catatan waktu yang dibukukan pemimpin klasemen Fabio Quartararo, yang berada di bawah rekor lap resmi sepanjang masa dari Sirkuit Dunia Misano.

“Tes berjalan dengan baik,” tegas Marc Marquez. Namun, saat itu dia masih belum bisa menjawab saat ditanya, apakah mungkin untuk balapan di GP Aragon? Pasalnya, rider Honda itu belum melakukan long run di Misano.

Namun Senin kemarin, juara dunia MotoGP 6 kali itu kembali melakoni tes dengan Honda CBR600RR. Sekarang jelas, Marc Marquez akan kembali ke balapan kandangnya di Aragon akhir pekan ini, tepat 110 hari setelah balapan MotoGP terakhirnya di Mugello.

“Setelah melakukan banyak pemeriksaan, konsultasi dan tes, semua orang yang terlibat puas dengan pemulihannya. Kini Marc Marquez akan mengambil langkah selanjutnya dalam rehabilitasi dan kembali ke kompetisi,” kata Honda dalam sebuah pernyataan singkat.

Tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan kebugaran rider asal Spanyol itu di atas motor dan untuk menilai penampilannya selama akhir pekan dan balapan yang intens.

Saat melakukan kunjungan di Spielberg, Marquez mengumumkan, “Begitu saya merasa 70 persen fit dan saya yakin bahwa saya dapat mengendarai dan mengendalikan motor MotoGP dengan cara yang masuk akal, saya akan kembali. Karena terapi terbaik dan bagian terakhir dari rehabilitasi adalah balapan. Kita tidak bisa menunggu sampai kita 100 persen fit dan pulih sebelum mengendarai motor MotoGP lagi.”

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.