Babak 18 musim MotoGP 2022 adalah pertarungan yang hebat. Alex Rins (Suzuki) mengalahkan bintang Honda Marc Marquez dan Pecco Bagnaia. Pembalap Ducati itu saat ini memimpin klasemen kejuaraan dunia akibat kesalahan Fabio Quartararo. Dan Alex Rins memenangkan kemenangan untuk Suzuki dan pertama kalinya musim ini di Grand Prix Australia. Bertahan di grup 10 besar, pemain Spanyol itu melancarkan serangan di babak kedua dan mencapai puncaknya di akhir lap. Dalam tiga tahun terakhir balapan di kelas MotoGP untuk pabrikan Hamamatsu, Rins telah menang untuk keempat kalinya dalam karirnya.

Yang terpenting, Marc Márquez-lah yang menyebabkan ketegangan yang menarik dalam balapan. Juara dunia delapan kali itu berusaha untuk melangkah lebih jauh setelah sembuh dari cedera. Tetapi pada akhirnya ban belakang soft tidak memiliki traksi yang cukup untuk menyerang Rins di akhir lap. Bintang Honda itu mencetak podium pertamanya sejak Misano 2021 dan podium ke-100 di kelas utama. Pecco Bagnaia memimpin setelah Fabio Quartararo (tim Yamaha Monster) jatuh di tahap awal balapan. Pada akhirnya, Pecco penuh strategi dan bisa menahan diri untuk mencetak 16 poin. Pembalap Italia itu kini unggul 14 poin dari rider Prancis itu di klasemen keseluruhan.

Alex Rins (Suzuki) berkata: “Terima kasih, terima kasih. Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar karena datang ke sini dan mendukung kami. Sangat istimewa berada di sini bersama Suzuki pada akhirnya. Saya merasa baik dan senang bisa menang di sini. Terima kasih dan sampai jumpa tahun depan di Phillip Island. ”

Marc Márquez (Honda) berujar: “Balapan dimulai dengan baik, tetapi pada akhirnya kami memiliki masalah grip. Tapi saya sangat menikmati balapan. Kami finis di posisi ke-2. Saya memberikan segalanya untuk menang, tetapi Alex melakukannya dengan sangat baik di lap terakhir. Kami sedikit melakukan aksi menyalip di Tikungan 2, tetapi kami perlu meningkatkan lagi di trek lain. Honda bekerja keras dan kini menjadi lebih baik sedikit demi sedikit.”

Pecco Bagnaia (Ducati) berkata: Saya tidak memulai start dengan sangat kuat, tetapi saya mencoba melewati banyak pebalap di lap awal. Ketika saya melihat di papan pit bahwa Fabio telah berhenti balapan (jatuh), saya berkata pada diri sendiri: “Tidak apa-apa kalau bisa menang, tetapi tidak masalah jika orang lain melewati saya.” kita harus terus seperti ini, ” pungkas Pecco..

Sumber: ridertua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

%d bloggers like this: